Mengapa hari ini Buddha Dharma terasa begitu sulit? Karena kita tidak memulainya dari “Di Zi Gui”, tidak memulainya dari berbakti pada ayahbunda dan menghormati guru, maka itu pengamalan kita jadi semu, pokok permasalahannya timbul dari sini. Jadi apa yang harus kita lakukan? Yakni dengan menambal celahnya.
Ini adalah dasar untuk menjadi manusia seutuhnya, para Buddha, insan suci dan bijak terdahulu, mana ada yang tidak menanam akar dari sini? Apakah kita boleh mengabaikannya? Demikian pula di dalam Aliran Sukhavati, akarnya juga adalah “berbakti pada ayahbunda dan menghormati guru”, tanpa akar ini, meskipun anda melafal Amituofo hingga tenggorokan pecah juga sia-sia. Leluhur Tiongkok menekankan pada tindakan nyata dan bukan munafik penuh kepura-puraan.
Saat kini praktisi yang melatih Ajaran Sukhavati banyak, tetapi yang berhasil terlahir ke Alam Sukhavati itu sangat sedikit jumlahnya, apa sebabnya? Karena tidak mengamalkan akar ini, hingga “Di Zi Gui” juga tidak ada, oleh karena tidak ada “Di Zi Gui”, maka itu meskipun sepanjang hidup sudah bersusah payah melafal Amituofo, pada akhirnya masih berputar di lingkaran tumimbal lahir. Andaikata setiap butir niatnya adalah bajik maka dia akan terlahir di tiga alam bajik, menikmati berkah Alam Manusia dan Alam Dewa; andaikata setiap butir niatnya adalah buruk, masih timbul emosi dan amarah, maka dia akan jatuh ke tiga alam penderitaan.
Kutipan Ceramah Master Chin Kung 29 September 2014
我們今天講小小戒,小小戒是什麼?三皈、五戒、十善,再加上一個《沙彌律儀》,這小小戒,小小戒不能守,全是假的。根太重要了,今天佛法為什麼這麼困難?我們沒有從《弟子規》、沒有從孝親尊師這個地方紮根,所以都是虛的、浮的,問題出在這裡。那怎麼辦?補習,惡補。這做人基本的道理,古聖先賢、諸佛菩薩哪個不是根紮在這裡?你能小看它嗎?淨土宗念佛往生淨土,這也是根;沒有這個根,喊破喉嚨也枉然。中國古人講究實學,真實的學問,真實學問就是實幹,沒有絲毫虛偽。
現在修淨土的人多,往生的人很少,什麼原因?這個沒做到,連《弟子規》都沒有,《感應篇》沒有,所以念了一輩子的佛,最後還是搞六道輪迴。如果念念是善,生三善道,人天福報;如果念念還不善,還會發脾氣,還有怨恨,那他三惡道去了。
文摘恭录 — 二零一四淨土大經科註 (第一一一集) 2014/9/29
Sumber :
Semilir Sukacita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar