Kamis, 21 Juni 2018

Tanya Jawab Raja Mara Tidak Takut Pada Buah Akibat.



Tanya Jawab Seputar Sebab Akibat 15

Pertanyaan :

Master, anda pernah berkata bahwa “Bodhisattva takut akan sebab, orang awam takut akan akibat”, semua orang tidak bisa terlepas dari Hukum Karma. Tetapi mengapa Raja Mara Papman, tidak takut pada buah akibat, malah menyuruh anak cucunya merusak Buddha Dharma?  

Master Chin Kung Menjawab :

Raja Mara Papman tidak takut pada Hukum Karma, tetapi dia juga tidak dapat terlepas dari Hukum Karma. Setelah melakukan karma buruk, pada kehidupan mendatang dia pasti jatuh ke neraka. Raja Mara pada masa kelahiran lampaunya ada berdana dan memberi persembahan, maka itu berkahnya sangat besar. Tetapi karena pandangannya tidak benar, sehingga menjadi Raja Mara.

Buddha membabarkan pada kita, Mara masih belum memutuskan kekotoran batin dan tabiatnya, yang paling parah adalah iri hati, lalu merintangi orang lain. Melihat orang lain berbuat kebajikan, dalam hatinya merasa tidak nyaman, orang begini kalau belajar Ajaran Buddha dan menimbun jasa kebajikan berkesinambungan, pahalanya akan sangat besar, tetapi akibatnya kelak adalah terlahir di Alam Asura. Asura dan Raksasa memiliki kebencian yang sangat kuat.

Ketika menikmati pahala, tidak ada yang tidak melakukan karma buruk; sesudah pahala habis dinikmati, maka akibat karma buruk akan segera berbuah, jatuh ke Neraka Avici.

Sebagian orang memahami kebenaran ini, tetapi saat masalah muncul, tidak sanggup mengendalikan diri sendiri. Bagaimana cara untuk mengatasi halangan ini? Harus mengandalkan jodoh baik, dapat bertemu dengan kalyanamitra, bertemu dengan sahabat baik melatih diri, bertemu dengan lingkungan melatih diri yang baik, ini akan sangat membantu. Jika tidak ada jodoh baik ini, maka akan sulit menaklukkan kekotoran batin.

Apa yang dimaksud dengan jodoh luar? Setiap hari ada orang yang berceramah Dharma murni, setiap hari ada orang yang mengingatkan diri kita, setiap hari ada orang yang dengan tindakan nyata memberi kita teladan. Lama-kelamaan tabiat jelek tanpa terasa akan kembali ke jalan yang benar. 

Tetapi kesempatan ini hanya bisa dijumpai jika berjodoh dan tidak mungkin bisa dicari, tidak usah bilang yang lain, hanya untuk mencari vihara pelafalan Amituofo saja sudah sulit. Vihara mana yang tidak mengajukan syarat apapun, dengan ketulusan menyediakan tempat untuk dirimu melafal Amituofo? Sungguh sulit! Syarat yang diajukan tak lain adalah ketenaran dan keuntungan. Asalkan sempat menyentuh ketenaran dan keuntungan maka tak ada yang tidak jatuh ke alam penderitaan.


問:法師曾說「菩薩畏因,凡夫畏果」,人人都脫離不了因緣果報。但是為何魔王波旬不怕果報,叫他的魔子魔孫來破壞佛法?是否另有用意?

答:魔王波旬不怕果報,但他也不能脫離果報。他造了惡業,來世必定墮阿鼻地獄。魔王過去生中有修布施供養,所以福很大。但知見不正,變成魔王。佛告訴我們,他煩惱、習氣沒有斷,最嚴重的是嫉妒、障礙。看到別人做好事,心裡就不舒服,這種人若學佛積功累德,福報會很大,但將來的果報在阿修羅道,阿修羅、羅剎的瞋恨心很重。享福時,沒有不造業的;福報享完了,罪果就現前,墮阿鼻地獄。

  有些人也明瞭這個道理,但境界現前時,控制不了自己。如何克服這個難關?要靠善緣,真正遇到善知識,遇到好的同參道友,遇到好的修學環境,這有很大的幫助。如果沒有這些善緣,就很難克服煩惱。外緣是什麼?天天有人講正法,天天有人提醒,天天有人做出樣子給他看。日久天長的薰習,不知不覺就能改過自新。但這種緣可遇不可求,不說別的,找個真正念佛的道場都不容易。有哪個道場是不附帶任何條件,誠心誠意提供你念佛的?太難太難了!附帶的條件,總離不開名聞利養。人只要沾上名利,沒有不墮落的。21-242-0001


Tanya Jawab Seseorang yang Baik Meninggal Kecelakaan



Tanya Jawab Seputar Sebab Akibat 16

Pertanyaan :

Ada orang yang pada kelahiran ini begitu baik dan berbakti, namun diluar dugaan tiba-tiba mengalami kecelakaan, sampai-sampai setelah tewas jasad pun tidak ditemukan, apakah kejadian ini karena pada masa kelahiran lampau melakukan karma pembunuhan yang berat? Bagaimana cara membantu almarhum?

Master Chin Kung Menjawab :

Memang benar pada masa kelahiran lampau dia telah melakukan karma pembunuhan yang berat, barulah mati secara tak wajar. Kita boleh membantunya, membaca sutra, melakukan namaskara pada Buddha, melimpahkan jasa kebajikan ini kepadanya, dengan demikian dia akan memperoleh manfaat.


問:有的人今生非常善良孝順,但業報現前遇到意外,死後連遺體都找不到,請問這是否過去生中殺業重?如何幫助亡者?

答:確實過去生中造的業重,所以才橫死。我們可以幫助他,念經、拜佛,把自己所修學的功德迴向給他,這樣能夠使他得到利益。21-268-0001


Tanya Jawab Sebab Akibat Menuntut ke Pengadilan



Tanya Jawab Seputar Sebab Akibat 17

Pertanyaan :

Ada seorang Bhiksuni yang menuntut seorang Bhiksu ke pengadilan karena telah berlaku tak senonoh padanya, perbuatan serupa ini apa akibatnya? 

Master Chin Kung Menjawab :

Sebagai praktisi Ajaran Buddha kita tidak perlu mengetahui hal sedemikian. Melakukan karma buruk pasti ada akibatnya, sedangkan kita yang melatih kesucian hati, hal-hal sedemikian sebaiknya tidak perlu diketahui, seperti kata sesepuh : “Makin sedikit hal yang diketahui makin sedikit kerisauan, makin banyak orang yang dikenal makin banyak gosip”.

Ini berarti orang yang tidak perlu dikenal tidak usah berkenalan dengannya, juga tidak perlu sampai harus mencatat nama orang, alamat serta nomor teleponnya, ini dapat mengurangi banyak masalah, bahkan hingga berita, radio, suratkabar, sebaiknya juga tak perlu didengar dan dilihat, dengan demikian barulah diperoleh kesucian hati, hati suci maka alam pun jadi suci, harus diketahui bahwa syarat terlahir ke Alam Sukhavati adalah kesucian hati.

Saat kini di dunia ini, banyak sekali muncul permasalahan rumit, asalkan kita usai berbuat kebajikan, maka segera mengundang iri hati, hambatan, fitnahan,  dan pecah belah. Sepanjang hidupku bertemu dengan masalah serupa ini, syukurlah pada masa dulu ada Pengurus Han yang memberi dukungan, karena dia sangat memahami apa itu gosip, barulah kami dapat membabarkan Dharma selama 30 tahun tak terputus.

Setelah Pengurus Han meninggal dunia, lagi-lagi harus menghadapi fitnahan dan pecah belah, barulah kami meninggalkan Perpustakaan Hua Zang. Lalu Upasaka Li Mu-yuan meneruskan amanah dari Pengurus Han, mendukung berjalannya penyebaran Dharma murni.

Makhluk diliputi kebodohan, di dalam Sutra Usia Tanpa Batas, tercantum ucapan Buddha yang sangat bagus yakni “Para senior jaman dulu, mereka tidak bertemu Buddha Dharma, tidak mengerti kebenaran alam semesta dan kehidupan manusia, maka itu melakukan banyak karma buruk. Mereka tidak mengenal Buddha Dharma, tidak mengerti belajar Ajaran  Buddha, juga tidak ada kalyanamitra yang membimbing mereka, di dalam kondisi demikian tidak dapat menyalahkan mereka”.

Kita jangan menyalahkan mereka, kita harus bersabar, harus dapat mengamalkannya, kita harus lebih giat melakukannya, takkan terpengaruh oleh mereka.


問:曾有某比丘尼控告某比丘性侵害,像這類的事情其真相到底為何?

答:我們學佛人不問這些事情。造孽一定會受報應,而我們修清淨心,對這種事最好是不聞不問,如古人說的:「知事少時煩惱少,識人多處是非多」。也就是說沒有必要認識的人就不要去認識,也不要去記別人的名字、地址和電話,這樣可以省去許多麻煩,甚至連新聞、廣播、報紙最好都不要看,也不要聽,如此才可修得清淨心,心淨則土淨,要知道往生淨土真正的條件是清淨心。

現在這個世間,真是問題重重,只要我們做了好事,就會招來嫉妒、障礙、毀謗、破壞。我一生都遭遇這些災難,幸好過去有韓館長的護持,因為她明辨是非,我們才能夠講經說法三十年不中斷。韓館長往生後,又遭受毀謗與破壞,所以才會離開華藏圖書館。後來,李木源居士受韓館長之託,繼續不斷地護持正法。

  眾生都是愚昧的,《無量壽經》上佛說得很好,「先人無知,不識道德,無有語者,殊無怪也」。我們不要怪他們,我們要忍辱,應當要做的,我們還是要認真努力去做,不受他們的影響。21-081-0001


Tanya Jawab Jika Salah Malafal Sutra Untuk Membantu di limpahkan Jasa



Tanya Jawab Seputar Sebab Akibat 18

Pertanyaan :

Umat awam ini sering membantu orang lain membaca sutra dan melimpahkan jasa, jika salah melafal satu kata, atau ketinggalan satu kata, apakah akibatnya bisa jatuh ke neraka?

Master Chin Kung Menjawab :

Takkan jatuh ke neraka. Asalkan kita menggunakan ketulusan hati dan rasa hormat melakukannnya, makhluk halus juga dapat memperoleh manfaat. Ini adalah hal yang bagus, meskipun ada kata yang salah dibaca, atau ada kata yang terlewatkan, juga bukan masalah, karena kalian bukan anggota Sangha, bukan yang menfokuskan diri melakukan upacara pelimpahan jasa, jadi tenangkan hati dan lakukan saja, selanjutnya ketika sudah lancar membacanya maka takkan salah lagi.


問:居士平時為眾生誦經超度,若念錯字、漏字,請問果報是否墮地獄?

答:不會墮地獄。只要我們用真誠心、恭敬心去做,鬼神都能得利益。這是一樁好事,縱然是念錯、念漏了也沒有關係,因為你們不是出家人,不是專門做超度事業的,放心去做,以後念熟了就不會有錯誤。21-252-0001


Tanya Jawab Sebab Akibat Membunuh Serangga



Tanya Jawab Seputar Sebab Akibat 19

Pertanyaan :

Sekitar dua tahun yang lalu, rumahku kedatangan banyak kecoak, bahkan sampai memanjat ke atas meja, sehingga anak-anak merasa ketakutan. Kabarnya boleh dengan tiga hari sebelumnya terlebih dulu memberitahu kecoak agar mereka pindah keluar dari rumah, baru kemudian menyemprotkan obat serangga. Maka itu tiga hari sebelumnya saya telah memberikan pemberitahuan, tetapi kecoaknya tidak juga pindah keluar rumah. Dalam ketidakberdayaan akhirnya terpaksa menyemprotkan obat serangga, sejak itu rumah tidak ada kecoak lagi.

Dan tidak lama kemudian saya hamil, bayi yang lahir juga sehat dan pintar. Tetapi terhadap kecoak, selalu timbul penyesalan di hatiku, merasa bahwa diri sendiri tidak memiliki maitri karuna, keteguhan hati, kebijaksanaan, apa sebabnya sehingga pada kehidupan sekarang ini saya harus menerima akibat karma ini? Apakah kejadian ini akan berpengaruh pada anakku?

Master Chin Kung Menjawab :

Manusia di dunia ini, segalanya tidak terlepas dari Hukum Karma. Dalam kehidupan keseharian, terhadap serangga kecil ini, orang lain mampu berkomunikasi dengan mereka sedangkan kita tidak sanggup, dimana penyebabnya? Ketulusan!

Tidak ada mujizat karena ketulusan kita tidak cukup, andaikata memiliki 80 atau 90 persen ketulusan maka sudah dapat menggugah para hewan kecil ini; sedangkan ketulusan kita hanya 30 atau 50 persen, tidak sanggup menggugah mereka.

Harus memiliki cinta kasih universal yang tulus! Di antara para rekan kami, yang mempraktekkan cara ini ada banyak sekali, ada mujizatnya. Mengapa kita malah tidak ada? Tanyakan kembali pada diri sendiri, giat melakukan introspeksi diri, apakah telah menggunakan ketulusan hati untuk berkomunikasi dengan para makhluk kecil ini.

Saat kita berkomunikasi dengan semut, nyamuk, lalat, kecoak dan sebagainya, haruslah dengan ketulusan hati, serupa terhadap Buddha dan Bodhisattva, beranjali penuh hormat, menyapa mereka sebagai Bodhisattva, bodhisattva kecoak, bodhisattva semut, takkan menggunakan keangkuhan. 

Setelah kita berkomunikasi dengan mereka, menjauhlah sekitar satu atau dua jam, mereka pasti akan pergi. Maka itu bersikaplah seperti terhadap manusia, harus ada rasa hormat, tidak boleh dengan keangkuhan dan tidak sopan, tidak boleh mengancam.

Mereka masuk ke rumahmu, tentu ingin mencari makanan, kita menaruh serpihan makanan di luar, memberi persembahan kepada mereka, mereka pasti bisa bekerjasama, semua makhluk hidup memiliki naluri, Buddha membabarkan bahwa semua makhluk memiliki Jiwa KeBuddhaan, maka itu harus dengan ketulusan penuh barulah dapat menggugah makhluk hidup kecil ini.

Masa lalu kita tidak memahami aturan ini maka menyakiti mereka, kita selalu melakukan pertobatan, membaca sutra, melafal Amituofo dan melimpahkan jasa kebajikan kepada mereka. Di vihara kami ada mendirikan papan sembahyang untuk para makhluk hidup kecil, setiap hari tidak melupakan mereka, setiap hari berterimakasih atas kerjasama mereka dengan kami.


問:大概兩年前我家來了很多蟑螂,甚至於爬到桌上,讓小孩受到驚嚇。據說可以提前三天跟蟑螂說,讓牠們搬走之後再噴藥。我提前三天講了,但蟑螂還是沒有搬走。無奈之下只好噴藥,家裡從此沒有蟑螂了。而不久我就懷孕,小孩生下來很健康、聰明。但對蟑螂我一直心存愧疚,覺得自己沒有慈悲、定力、智慧,什麼原因導致我今世有這種業報?這件事情對我小孩有沒有影響?

答:人在世間,凡事都不出因果的定律。在日常生活中,對這些小動物,人家與牠們有感應,我們沒有感應,原因在哪裡?誠心!沒有感應是我們誠意不夠,大概有百分之八、九十的誠意就能感動牠們;我們的誠意才三、五分,不能感動。要有真誠的愛心!我們同學當中學這個方法的人很多,都有感應。為什麼我們沒有?還是要回頭來問自己,認真努力反省自己是否用真誠心和這些小動物溝通了。我們在與螞蟻、蚊蟲、蒼蠅、蟑螂等溝通的時候,都是要誠誠懇懇像對佛菩薩一樣,合掌禮敬,稱牠菩薩,蟑螂菩薩、螞蟻菩薩,絕不能用輕慢心。我們和牠溝通之後,迴避一、兩個小時,牠一定都走了。所以跟對人一樣,要尊重,不能夠輕慢無禮,也不能夠威脅、要脅,要很尊重。牠們到這邊來,當然有很多都是找食物的,我們把食物放在戶外,供養牠們,牠們會合作的。一切眾生都有靈性,佛說一切眾生都有佛性,一定要真誠懇切才能感動這些小動物。過去我們不懂這個道理,傷害了牠們,我們常常懺悔,自己誦經、念佛迴向給牠。我們這個佛堂裡都供養著小畜生的牌位,天天不忘記牠們,天天感謝牠與我們的合作。21-268-0001


Kamis, 14 Juni 2018

Tiga Periode Keberlangsungan Buddha Dharma

Tiga Periode Keberlangsungan Buddha Dharma


Tiga Periode Keberlangsungan Buddha Dharma

Di dalam “Ren Wang Bo Re Jing Shu” tercantum bahwa Buddha Sakyamuni menjelaskan pada kita makna dari tiga periode keberlangsungan Ajaran Buddha yakni Periode Dharma Sejati (Saddharma),  Periode Dharma Mirip (Saddharma-pratirupaka) dan Jaman Berakhirnya Dharma (Saddharma-vipralopa). 

Apa yang dimaksud dengan Periode Dharma Sejati? Ada orang yang memberi ceramah Dharma, yakni Buddha Sakyamuni membabarkan Buddha Dharma, ada orang yang mau mendengarnya, ada orang yang mengamalkannya sesuai dengan Dharma, ada orang yang mencapai tingkatan kesucian, inilah yang dimaksud dengan Periode Dharma Sejati.

Sedangkan yang dimaksud dengan Periode Dharma Mirip, ada yang memberi ceramah, tetapi tidak ada yang mencapai tingkatan kesucian, dengan perkataan lain, dia mengamalkan ajaran tetapi tidak sanggup melepaskan, tetap saja berputar di lingkaran enam alam tumimbal lahir, oleh karena dia menimbun kebajikan sehingga terlahir ke Alam Surga baik di Kamaloka, Rupaloka maupun Arupaloka, tetapi tetap saja tidak bisa keluar dari enam alam tumimbal lahir.

Andaikata ada yang memberi ceramah Dharma, juga ada orang yang mau mendengarnya, tetapi tidak tercerahkan, ini disebut sebagai Jaman Berakhirnya Dharma. Apabila tidak ada lagi orang yang memberi ceramah, maka ini disebut Periode Lenyapnya Buddha Dharma. 

Ajaran Buddha Sakyamuni akan berlangsung selama 12 ribu tahun, dengan pembagian sebagai berikut, Periode Dharma Sejati berlangsung selama seribu tahun, Periode Dharma Mirip juga berlangsung selama seribu tahun, Jaman Berakhirnya Dharma berlangsung selama 10 ribu tahun.  

Kini kita berada di dalam Jaman Berakhirnya Dharma, namun andaikata dalam periode ini masih ada orang yang memberi ceramah, ada yang mau mendengar, ada yang serius melatih diri, ada yang melafal Amituofo terlahir ke Alam Sukhavati, maka ini masih boleh disebut sebagai Periode Saddharma, yakni Periode Dharma Sejati di dalam Jaman Berakhirnya Dharma; apabila tidak ada lagi orang yang memberi ceramah, maka merupakan periode lenyapnya Dharma.  

Ini merupakan ucapan yang bagus, kita harus mengingat bahwa apa yang dimaksud dengan Periode Dharma Sejati, Periode Dharma Mirip dan Jaman Berakhirnya Dharma, adalah tergantung pada orangnya dan bukan tergantung pada waktu. Maka itu segala Dharma tak terpisahkan dari jiwa sejati.      

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 8 Oktober 2011

84 ribu Pintu Dharma

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 9 Maret 2018


84 ribu pintu Dharma, seluruhnya memerlukan syarat harus bisa melenyapkan klesa atau kekotoran batin, yakni keserakahan, kebencian, kedunguan, kesombongan dan kecurigaan.

Apakah kita memiliki kemampuan untuk melenyapkan kekotoran batin ini hingga sebersih-bersihnya, sehingga klesa ini tidak lagi efektif? Sudah berusaha, sudah berdaya upaya selama berpuluh-puluh tahun, tapi juga tidak berhasil menyingkirkan-nya, saat cobaan datang, masih saja tamak, amarah, dungu, pongah dan ragu muncul tak karuan.

Cobalah amati ke dalam diri sendiri dengan seksama, hati akan timbul rasa takut, apa yang ditakuti? Dalam satu kehidupan ini tidak dapat terbebas dari enam alam tumimbal lahir; dengan perkataan lain, sia-sia saja saya belajar Ajaran Buddha.   

Siapapun juga, yang memperoleh kesempatan terlahir sebagai manusia, bersua dengan Buddha Dharma, dalam satu kehidupan ini berhasil terbebas dari enam alam tumimbal lahir buat selamanya, maka ini sudah terhitung sebagai keberhasilan. Maka itu bisa mencapai tingkatan kesucian pertama yakni Srotapanna, sudah terhitung lumayan.

Untuk meredam kekotoran batin saja, kita tidak sanggup, setiap butir niat pikiran yang muncul selalu saja mengandung ketamakan, kebencian, kebodohan, keangkuhan dan keraguan, masih ada khayalan, perbedaan dan kemelekatan, ini menjelaskan apa? Kelahiran mendatang masih berputar di enam alam tumimbal lahir.  

Berputar di enam alam tumimbal lahir, di alam mana saja? Alam setan kelaparan, Alam binatang dan Neraka. Untuk terlahir kembali di Alam manusia merupakan hal yang sulit, untuk menjadi manusia harus sempurna akan Trisarana, Lima Sila dan Sepuluh Kebajikan, apakah kita sudah mengamalkannya dengan sempurna? 

Trisarana (Berlindung pada Buddha, Dharma dan Sangha) hanyalah sebatas ucapan di mulut saja, apakah serius telah kembali ke jalan yang benar? Manalah ada.

Lima Sila, tidak membunuh, tidak mencuri, tidak melakukan perbuatan asusila, tidak berdusta, tidak minum arak. Sepuluh Kebajikan, tidak membunuh, tidak mencuri, tidak melakukan perbuatan asusila, tidak berdusta, tidak berbohong, tidak menghasut, tidak berkata kasar, apakah kita telah mengamalkannya? Yang paling sulit adalah alobha (tidak tamak), adosa (tidak marah) dan amoha (tidak dungu).

Setelah memenuhi persyaratan tersebut, barulah dapat terlahir di Alam Dewa (Surga) di Kamaloka, masih juga tetap berputar di enam alam tumimbal lahir. Barulah anda menyadari begitu sulitnya! 

Maka itu Buddha Sakyamuni membabarkan begitu banyak sutra, begitu banyak pintu Dharma, 84 ribu pintu Dharma, namun kita tidak sanggup mengamalkannya, kita mengalami kegagalan, akhirnya pada kehidupan mendatang ke mana kita akan menuju? Pasti jatuh ke tiga alam rendah.  

Maka itu patut disayangkan apabila kita telah bersua dengan Sutra Usia Tanpa Batas namun masih enggan mempelajarinya, janganlah menyalahkan orang lain, salahkan saja diri sendiri.

Saya sendiri, berkesempatan bertemu dengan beragam sutra skala besar, saya sanggup membacanya, saya juga sanggup menceramahkannya, namun sayangnya tidak sanggup mengamalkannya, maka ditakutkan kelak jatuh ke tiga alam rendah. Makin dipikir makin menakutkan, sampai akhirnya bertanya pada diri sendiri, bagaimana selanjutnya? Melepaskannya, hanya dengan melepaskan dan mengikhlaskan.

Setelah itu bagaimana? Menfokuskan pikiran melafal Amituofo, membulatkan tekad terlahir ke Tanah Suci Sukhavati. Cuma satu sutra ini saja sudah cukup, tidak perlu ada tambahan lagi. Satu sutra ini (Sutra Usia Tanpa Batas), satu lafalan Amituofo, hanya berharap supaya sepatah Amituofo ini dapat dilafal siang malam berkesinambungan tak terputus, baik berjalan, berdiri, duduk maupun berbaring, tak terpisahkan dari lafalan Amituofo, ini disebut sebagai Praktisi Pelafal Amituofo, harapan satu-satunya adalah bertekad terlahir ke Tanah Suci Sukhavati. 

Asalkan memenuhi tiga persyaratan, keyakinan benar, tekad menyeluruh, benar-benar yakin pada apa yang tercantum di dalam sutra. Penduduk Alam Sukhavati tidak menciptakan karma buruk, penduduk Alam Sukhavati setiap hari mendengar pembabaran Dharma dari Buddha Amitabha, sutra apapun yang dibabarkan oleh Buddha Amitabha adalah bertujuan untuk membantu dirimu mencapai kemajuan batin, menyempurnakan KeBuddhaan.     

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 9 Maret 2018
Judul : Penjelasan Sutra Usia Tanpa Batas Karya Upasaka Huang Nianzu (Pengulangan Kelima)
Serial ke-8
Bertempat di : HK Buddhist Education Foundation 
Kode Artikel : 02-047-0008

八萬四千法門,門門都需要斷惑證真,惑是什麼?煩惱。不說別的,就說五個字,佛常講的,貪瞋痴慢疑。我們有沒有本事把這個煩惱斷乾淨,讓它不起作用?試了,試了幾十年,沒丟掉,境界現前,還是貪瞋痴慢疑。細心去反省,心生恐懼,恐懼什麼?這一生不能脫離六道輪迴;那換句話說,我學佛是白學了。

任何一個人,得人身,遇到佛法,能夠在這一生當中永遠脫離六道輪迴,這算成就。所以,證個小果須陀洹,也就不錯了。我們煩惱伏不住,起心動念,這裡頭還有貪瞋痴慢疑,還有妄想、分別、執著,這說明什麼?來生還在六道。六道裡頭哪一道?餓鬼、畜生、地獄。人道,難了,還能得人身嗎?人身要具足三皈、五戒、十善,我們有沒有做到?三皈只是口裡頭念念而已,有沒有回歸?沒有。五戒,殺盜淫妄酒。十善,再補充,不殺生、不偷盜、不邪淫、不妄語、不兩舌、不惡口,我們能做到嗎?最難的,不貪、不瞋、不痴。具足這個條件,在六道裡頭生天道,欲界天。你就曉得多難了!

所以佛說的經多,佛說的法門多,八萬四千法門,我們都不相應,都不及格,我們來生到哪裡去?肯定是到三惡道,這說實話,不說假話。所以說真實,第一真實,沒有比這個更真實的,就是這部經,就是這部註解。我們遇到了,遇到了不肯學,不能怪人,怪自己。我遇到了不少大經大論,讀了之後,感覺到,我能讀它,我能講,我做不到,將來的前途恐怕還是三惡道。愈想愈害怕,到最後問自己怎麼辦?放下吧,只有放下。

放下怎麼辦?一心念佛,求生淨土。就這一部經,夠了,不必再加一套。這一部經,這一句佛號,只求這句佛號二十四小時不中斷,行住坐臥都不離阿彌陀佛,這叫念佛人,懇切的願望,求生淨土。有這兩個條件,真信、切願,真正相信經上講的字字句句是實話。極樂世界的人不造業,極樂世界的人每一天聽阿彌陀佛講經說法,阿彌陀佛無論講什麼經,都能幫助你提升,都能幫助你證無上道。到哪裡去找這個環境!

文摘恭錄 — 淨土大經科註(第五回)  (第八集)  2018/3/9  香港佛陀教育協會  檔名:02-047-0008